GRIYA GAYENG WAYANG URBAN Ada banyolan di sesela nonton wayang. Masa? Yap. Bukan hanya milik para tetua di kampung-kampung, tapi juga teman-teman muda di sudut kota. Ada secangkir kopi separo pahit. Ada musik dan gambar-gambar. Ada percakapan intim tanpa kata-kata. Mencintai wayang dengan membiarkannya tumbuh kembang, bukan mengurungnya di sangkar kencana yang membuatnya sulit disentuh, oleh pemilik maupun ahli warisnya. Selamat Datang di kampung halaman... KAMI SAPA DENGAN KERINDUAN
![]() Wayang Jazz, 20 kota Jawa BaliTeman-teman... ini cuplikan dari video dokumenter "Mahabharata Jazz and Wayang on the Bus"... tour kami 4 tahun lalu.
Rahwana TambakRahwana Tambak Cerpen Nanang Hape KUBERI nama engkau Rahwana karena aku hanya manusia biasa. Kau harus berbeda. Kau akan segera tumbuh dewasa dengan keagungan cintamu yang tak tertandingi berabad-abad. Aku... more
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||
| ||||||||||||||||||||||||||||||||||||


hehe... itu namanya "pangling" 